Tingkatkan Kompetensi Guru, SMKN 1 Gunung Talang Gelar In House Training Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Kebencanaan
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan kondisi lingkungan serta memperkuat pendidikan mitigasi bencana di sekolah, SMKN 1 Gunung Talang menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Pembuatan Modul Ajar Terintegrasi Kebencanaan”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pendidikan dan pengembangan kurikulum, yaitu Ibu Yetti Maiharni, S.Pd., M.Pd.T. Dalam pemaparannya, beliau memberikan wawasan dan pendampingan kepada para guru mengenai penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan materi kebencanaan ke dalam proses pembelajaran sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan IHT dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Gunung Talang, Ibu Sri Lestari, S.Pt., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian kompetensi, tetapi juga mampu membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan budaya tangguh bencana di lingkungan sekolah.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi SMA, Ibu Noviana Ida Ningrum, S.Pd., M.Si. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas komitmen SMKN 1 Gunung Talang dalam mendukung implementasi pendidikan kebencanaan sebagai bagian dari penguatan karakter dan kesiapsiagaan peserta didik menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik mampu menghasilkan modul ajar yang inovatif, kontekstual, dan terintegrasi dengan materi kebencanaan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna serta mendukung terwujudnya sekolah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi risiko bencana.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyusun rancangan modul ajar yang dapat langsung diterapkan dalam pembelajaran di kelas. In House Training ini menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus mendukung program pendidikan kebencanaan yang berkelanjutan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Rapat Wali Murid Kelas XII SMKN 1 Gunung Talang Bahas Sosialisasi TKA dan Parenting
SMKN 1 Gunung Talang menyelenggarakan rapat bersama wali murid Kelas XII sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mempersiapkan murid menghadapi tahun terakhir pendidik
SMKN 1 Gunung Talang Resmi Membuka Kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026-2027
SMKN 1 Gunung Talang secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang diikuti oleh seluruh calon murid Kelas X. Pada tahun ini, sebany
SPMB 2026/2027
#Fyp #smkhebatsmkbisa #vokasikuatmenguatkanindonesia
Hasil Usaha Terbayar, Menutup Tahun Ajaran 2025/2026 dengan Prestasi
Tahun Ajaran 2025/2026 telah resmi berakhir dengan dilaksanakannya kegiatan pembagian rapor serta penyerahan hadiah lomba Classmeeting. Momen ini menjadi penutup yang membanggakan bagi
Ryuku Ananda Risva Pratama Raih Juara III LKS Bidang 3D Game Art
Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari SMKN 1 Gunung Talang. Salah satu murid terbaik, Ryuku Ananda Risva Pratama dari Kelas XI DKV A, berhasil meraih Juara III pada ajan
PERSEGIGA: Perpaduan Seni, Olahraga, dan Iman yang Menginspirasi
"Hey kamu, pecinta seni, religi, dan olahraga! Siap mengguncang panggung SkanSa Guntal? PERSEGIGA 2024 adalah kesempatanmu untuk unjuk bakat dan menginspirasi penonton. Jangan lewatka
Membangun Kompetensi Siswa SMK melalui Teaching Factory: Implementasi Teori Konstruktivisme dan Model Pembelajaran Proyek
Kegiatan IHT Pengorganisasian Teaching Factory yang menghadirkan Bapak Antonio Reinaldo, S.Pd., Kepala SMKN 6 Sijunjung sekaligus Tim TPM SMK Provinsi Sumatera Barat, sebagai narasumber
Meningkatkan Kapabilitas Guru dan Tenaga Kependidikan SMKN 1 Gunung Talang Melalui Workshop Rapor Pendidikan
Peningkatan kualitas pendidikan merupakan tujuan utama setiap lembaga pendidikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kapabilitas guru dan tenaga kependidik
